Instalasi Laboratorium Patologi Klinik · RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Kebutuhan tabung dan BMHP dihitung dari jumlah pemeriksaan; form pengajuan resmi langsung jadi berkas Word.
Tujuannya satu: stok tidak lagi meleset, tidak kehabisan dan tidak menumpuk.
Dasar: —
Pemakaian bulanan satu item = Σ (jumlah tes × faktor). Satu pasien dengan banyak parameter kimia tetap memakai satu tabung serum, jadi glukosa dipakai sebagai wakil jumlah pasien kimia. _pungsi = pasien lab × faktor pungsi (di Pengaturan), mewakili jumlah pengambilan darah vena. Kelas VEN menentukan tingkat layanan stok aman: Vital 97,5%, Esensial 95%, Non-esensial 90%. Faktor sebaiknya dikalibrasi sekali dengan pemakaian riil, lalu dicek tiap semester.
Sumber: sel A1 sheet Data Aplikasi Dashboard (diisi otomatis dari DATA PENUNJANG tiap tanggal 12). Buka sheet, salin isi sel A1, tempel di bawah, lalu tekan Muat. Data bawaan: Januari–September 2026.
Rata-rata tes per bulan = jumlah pemeriksaan yang menjadi dasar hitung item itu, rata-rata 3 bulan terakhir. Estimasi kebutuhan = perkiraan pemakaian pada bulan barang diterima. Jumlah diajukan = estimasi kebutuhan + stok aman − sisa stok, dibulatkan ke kemasan.
Bawaan tanggal 1. Tugas otomatis di Claude juga berjalan tanggal 1. Bila tanggal di sini diubah, samakan sel tanggal_terbit di tab BMHP sheet dan minta Claude memindahkan jadwal tugasnya.
Metode: deret pemakaian diredam pencilannya (winsor IQR), lalu tiap item memilih model estimasi terbaik dari rata-rata bergerak 3 bulan, pemulusan eksponensial sederhana, Holt tren teredam, dan regresi tren berdasarkan MAE uji mundur 3 bulan. Stok aman = Z(VEN) × RMSE estimasi × √(lead time + periode). Sisa stok estimasi = stok aman + (estimasi bulan terakhir − realisasi). Pengajuan = estimasi bulan pengiriman × (1 + cadangan) + stok aman − sisa stok, dibulatkan naik ke kemasan. Bila memilih "Hasil cek fisik", angka cek fisik menggantikan sisa stok estimasi.